Logo Bloomberg Technoz

Survei BI: Kredit Tumbuh Makin Lambat, Pertumbuhan DPK Kian Seret

Redaksi
26 April 2024 11:42

Bank Indonesia. (Rosa Panggabean/Bloomberg)
Bank Indonesia. (Rosa Panggabean/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penyaluran kredit baru pada kuartal II-2024 diperkirakan melambat dibanding capaian kuartal pertama tahun ini berdasarkan hasil Survei Perbankan terbaru yang dilansir oleh Bank Indonesia, Jumat (26/4/2024).

Sementara capaian pertumbuhan kredit pada kuartal 1-2024 terindikasi sudah melambat, tidak setinggi kuartal sebelumnya, sesuai dengan pola historis.

Para bankir juga bersiap memperketat kebijakan penyaluran kredit (lending standard) pada kuartal II terutama untuk suku bunga kredit dan agunan. Kebijakan penyaluran kredit yang lebih ketat terjadi pada hampir seluruh jenis kredit, kecuali KPR dan KPA.

Survei Perbankan yang dipublikasikan hari ini mencatat, nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru pada kuartal 1-2024 anjlok menjadi 60,8%, jauh lebih rendah dibanding 96,1% pada kuartal sebelumnya.

Sementara pada kuartal II-2024, SBT tercatat sebesar 57,6%, semakin rendah dari kuartal pertama. Bankir diperkirakan masih akan memfokuskan prioritas penyaluran kredit baru untuk jenis kredit modal kerja, kredit investasi dan baru kredit konsumsi. Khusus untuk kredit konsumsi, penyaluran KPR/KPA masih menjadi prioritas utama diikuti oleh kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor.