Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Perdana Menteri Anwar Ibrahim harus mengurangi subsidi berjumlah besar dan memperluas basis pemasukan untuk meningkatkan kepercayaan investor pada negara itu sementara nilai tukar ringgit mencapai angka terendah dalam 26 tahun. 

Anwar yang menjadi perdana menteri pada 2022 menghadapi kesulitan karena tingkat dukungan warga turun akibat kenaikan harga-harga. 

Saat ini Malaysia menanggung sebagian besar harga BBM dan minyak goreng yang dikonsumsi warganya, sehingga kas negara pun tertekan. 

Tahun ini, pemerintah negara itu berencana mengurangi defisit anggaran menjadi 4,3% dari PDB. Sementara tahun lalu defisit anggaran adalah 5% dari PDB. 

Malaysia berencana mencabut subsidi untuk bensin RON95 - bahan bakar termurah dan paling banyak dikonsumsi masyarakat - yang merupakan jumlah terbesar dari anggaran subsidi sebesar US$17 miliar tahun lalu. 

"Untuk mencapai target fiskal 4,3%, harus ada jadwal waktu yang dipenuhi. Jika tidak, perhitungannya akan salah."

Para investor semakin tidak sabar dengan lambatnya penerapan reformasi yang dijanjikan itu. Mata uang ringgit turun sekitar 4% tahun ini dan pada Selasa (16/5/2025) mencapai titik terlemah sejak krisis keuangan Asia 1998. 

Meski nilai tukar ringgit turun, Rafizi mengatakan tidak terlalu khawatir dengan kinerja mata uang itu karena belum berdampak pada ketertarikan investor asing dan tidak menghalangi rencana pemerintah. 

"Dari sudut pandang kementerian ekonomi, kami tidak melihat fluktuasi ringgit ini mulai berdampak negatif pada rencana resktrukturisasi jangka panjang kami," kata Rafizi. 

Menteri ekonomi ini juga mengatakan kunci langkah itu adalah melakukan perubahan struktural pada ekonomi dengan menciptakan Malaysia sebagai salah satu "ekosistem startup terbesar" di dunia. 

Pemerintah berencana mengubah Kuala Lumpur menjadi tujuan utama perusahaan startup global untuk mencari pembiayaan dan menjadi pasar terbesar di Asia Tenggara. 

"Malaysia seharusnya menjadi lokasi yang lebih menguntungkan bagi startup, sektor teknologi dan digital, mengingat semua keunggulan yang kita miliki," kata Rafizi. 

Desakan menemukan motor pertumbuhan baru semakin meningkat. Pertumbuhan ekonomi tahun lalu jauh di bawah perkiraan resmi pemerintah. 

Data yang akan dirilis Jumat (19/5/2024) kemungkinan akan menunjukkan penurunan ekspor malaysia, situasi yang terjadi dalam dua bulan berturut-turut setelah sempat naik pada Januari. 

Ekspor Malaysia turun 10 bulan berturut-turut hingga Desember 2024, periode terlama sejak krisis global 2008-2009. 

Khazahan Nasional Bhd, dana kekayaan pemerintah, akan memimpin langkah membangun sektor digital dan teknologi malaysia dengan membantuk "dana super" bersama dengan dana abadi lain untuk berinvestasi di startups yang diharapkan pemerintah akan menarik perusahaan pemodal masuk ke negara itu.

(bbn)

No more pages