Ujian Berat Kevin Warsh, Perdana Pimpin Rapat The Fed
News
17 June 2026 07:50

Maria Eloisa Capurro - Bloomberg News
Bloomberg, Para pejabat penentu kebijakan Federal Reserve (The Fed) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pada hari Rabu (17/6) waktu setempat. Langkah ini menjadi ujian awal yang berat bagi gubernur baru The Fed, Kevin Warsh, di saat lonjakan inflasi terus menggerus daya beli masyarakat dan Donald Trump terus menekan bank sentral untuk menurunkan biaya pinjaman.
Dalam rapat perdana yang dipimpinnya, Warsh harus menavigasi Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) di mana beberapa anggotanya kian mencemaskan tingkat inflasi yang tetap tinggi. Lonjakan harga energi setelah pecahnya perang antara AS dan Iran kian memperparah kekhawatiran tersebut. Sejumlah pejabat bahkan mulai memetakan skenario yang dinilai dapat memicu kenaikan suku bunga, sekaligus mendesak penghapusan kalimat dalam pernyataan resmi setelah rapat yang mengindikasikan bahwa langkah The Fed berikutnya adalah pemotongan suku bunga.
Perubahan diksi tersebut berpotensi terwujud dalam pertemuan pekan ini, yang otomatis menuntut Warsh melakukan manuver keseimbangan yang sangat sensitif. Sebelum dicalonkan sebagai bos The Fed, Warsh tampak sejalan dengan tuntutan Trump agar bank sentral memangkas suku bunga. Namun kini, sang gubernur baru harus menghadapi realita lonjakan inflasi—serta pandangan para koleganya—yang membuat keinginan Trump semakin sulit diwujudkan. Mengacu pada pergerakan kontrak berjangka dana federal (fed funds futures), para investor kini melihat adanya peluang di atas 80% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember mendatang.
Pernyataan resmi hasil rapat komite akan dirilis pada hari Rabu pukul 14.00 waktu Washington, disusul konferensi pers pertama Warsh sebagai Gubernur The Fed 30 menit setelahnya.































