Logo Bloomberg Technoz

Usai Diserang Iran, Israel Putuskan Tunda Invasi Militer ke Rafah

Redaksi
16 April 2024 12:10

Rumah-rumah yang rusak setelah serangan udara Israel di Rafah pada 12 Februari. (Dok: Bloomberg)
Rumah-rumah yang rusak setelah serangan udara Israel di Rafah pada 12 Februari. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Israel memutuskan menunda serangan ke Rafah setelah diserang oleh Iran pada Sabtu (13/04/2024). 

Seperti dilaporkan media lokal The Times of Israel, mengutip sumber, tentara militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) berencana mengeluarkan perintah evakuasi pada Senin (15/04/2024) melalui selebaran di beberapa bagian kota Rafah. Namun, rencana tersebut terhenti setelah Iran menyerang Israel dengan ratusan misil dan drone.

Seorang pejabat Israel mengatakan negaranya tetap bertekad untuk menyerang Rafah. Namun hingga kini, waktu evakuasi warga sipil dan serangan darat yang direncanakan masih belum jelas.

Mengenai kabar ini, pihak militer Israel menolak berkomentar.

Fokus Kabinet Perang Israel saat ini masih pada bagaimana melakukan serangan balasan pada Iran. Walaupun masih belum sepakat mengenai waktu dan skala serangan balasan tersebut, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Herzi Halevi dalam pidatonya kepada pasukan di pangkalan udara Nevatim menegaskan Israel akan membalas serangan Iran.