Logo Bloomberg Technoz

Gejolak Harga Minyak Diramal Capai Puncak Q3, Mereda Akhir 2026

Dovana Hasiana
01 August 2026 16:00

Offshore oil drilling facility./dok. Bloomberg
Offshore oil drilling facility./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – BMI, lengan riset dari Fitch Solutions Company, memproyeksikan volatilitas harga minyak mentah Brent akan mencapai titik ekstremnya pada kuartal III-2026 dan berangsur normal pada kuartal IV-2026.

Dalam riset terbarunya, BMI merevisi proyeksi rata-rata harga Dated Brent dari sebelumnya US$84/barel menjadi US$86/barel pada 2026. 

Revisi ini dipicu oleh asumsi bahwa negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak berjalan lancar.


Dalam skenario ini, sebuah kesepakatan awal untuk membuka kembali Selat Hormuz dicapai pada kuartal III-2026, sehingga ekspor minyak secara bertahap kembali normal sepanjang kuartal terakhir tahun ini.

Namun, selama masa transisi tersebut, AS dan Iran masih terlibat dalam aksi militer yang terjadi secara berkala, tetapi tidak sampai kembali ke perang berskala tinggi.