Pangkalan AS Diserang, Trump Ancam Balas Gempur Iran
News
30 July 2026 07:15

Skylar Woodhouse dan Omar Tamo - Bloomberg News
Bloomberg, Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) akan membalas serangan terbaru Iran yang menargetkan pangkalan militer AS di Yordania, seiring kembali membaranya perang di Timur Tengah setelah sempat diwarnai jeda pertempuran.
“Kami akan menyerang mereka dengan keras,” ujar Trump dalam wawancara telepon, dilaporkan oleh Fox News pada hari Rabu (29/7), seraya menambahkan bahwa “mereka akan menerima pukulan telak.”
Pernyataan keras tersebut langsung memicu lonjakan harga minyak dunia. Minyak mentah acuan Brent ditutup mendekati level US$91 per barel setelah melesat sekitar 8%. Jeda serangan yang sempat berlangsung beberapa hari resmi berakhir pada Selasa malam setelah pasukan AS mengklaim diserang oleh Iran—yang disebut Trump sebagai “serangan mendadak.” Sementara itu, media pemerintah Iran, IRIB News, melaporkan bahwa AS telah menggempur sebuah lokasi di Provinsi Azerbaijan Barat, Iran.
Media Iran melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menargetkan pangkalan AS di Yordania sebagai respons atas “tindakan agresif AS,” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.































