Logo Bloomberg Technoz

Polemik Uji Kandungan LTJ dalam Logam Ekspor RI: Aturan Tak Jelas

Azura Yumna Ramadani Purnama
01 August 2026 15:00

Data Potensi Logam Tanah Jarang di Indonesia (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Data Potensi Logam Tanah Jarang di Indonesia (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menilai pemeriksaan kandungan logam tanah jarang (LTJ) dan unsur radioaktif yang berujung terhambatnya ekspor produk logam unggulan seperti alumina dan nickel pig iron (NPI) tidak memiliki dasar regulasi yang jelas.

Ketua Dewan Penasihat Perhapi Rizal Kasli menegaskan hingga saat ini belum ada ketentuan yang melarang ekspor kedua komoditas tersebut, maupun mengatur batas minimum kandungan LTJ sebagai mineral ikutan dalam produk logam olahan.

Rizal menjelaskan komoditas hasil proses peleburan tidak menghasilkan logam murni, melainkan masih mengandung unsur mineral lain termasuk LTJ.


Dia menyebut kandungan tersebut merupakan mineral ikutan yang belum dapat dipisahkan pada tahap pengolahan tersebut.

Seorang pekerja memindai sampel batuan di proyek eksplorasi unsur tanah jarang Meteoric Resources di Caldas Novas, Brasil./Bloomberg-Victor Moriyama

Rizal menekankan pemisahan baru dapat dilakukan melalui proses pemurnian lanjutan, seperti alumina yang diolah menjadi aluminium.