Logo Bloomberg Technoz

Hamas Bersedia Lucuti Senjata Jika Pasukan Israel Tinggalkan Gaza

News
01 August 2026 08:30

Pejuang Hamas di Khan Yunis, Gaza selatan pada Februari. (Bloomberg)
Pejuang Hamas di Khan Yunis, Gaza selatan pada Februari. (Bloomberg)

Sara Gharaibeh dan Galit Altstein - Bloomberg News

Bloomberg, Hamas menyatakan bersedia melucuti persenjataannya dengan syarat Israel menarik seluruh pasukannya dari Gaza dan menyetujui pembentukan negara Palestina yang merdeka. Syarat tersebut dinilai memperkecil peluang tercapainya terobosan dalam proses perdamaian yang telah lama berlarut-larut.

Kelompok itu menyatakan akan menyerahkan persenjataan berat apabila Israel memenuhi syarat tersebut, disertai pembentukan komite administrasi di Gaza serta penempatan pasukan keamanan internasional. Pernyataan itu disampaikan Hamas melalui akun Telegram resminya pada Jumat (31/7).


Di sisi lain, seorang pejabat Israel yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan pemerintah Israel tidak akan menarik pasukannya dari Gaza sebelum Hamas terlebih dahulu melucuti persenjataannya. Pejabat yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menyebut kondisi tersebut menunjukkan kedua pihak masih belum mencapai kesepakatan mengenai langkah selanjutnya, meski Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dipimpin Amerika Serikat (AS) telah menyusun peta jalan menuju perdamaian dan rekonstruksi di wilayah Palestina tersebut.

Presiden AS Donald Trump pada Kamis (30/7) menyatakan telah tercapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata Hamas dan menyebutnya sebagai "langkah monumental menuju PERDAMAIAN dan KEAMANAN yang berkelanjutan."