Logo Bloomberg Technoz

Kasus DBD di Singapura Melonjak, 7 Orang Meninggal Dunia

News
01 April 2024 08:00

Ilustrasi penyemprotan nyamuk demam berdarah (DBD). (Photo By anankkml via Envato)
Ilustrasi penyemprotan nyamuk demam berdarah (DBD). (Photo By anankkml via Envato)

Nurin Sofia - Bloomberg News

Bloomberg, Singapura sedang menghadapi gelombang baru kasus demam berdarah dengue (DBD). Pihak berwenang memperingatkan potensi lonjakan kasus dalam beberapa bulan mendatang setelah tujuh kematian dilaporkan sepanjang tahun ini.

Menurut Badan Lingkungan Nasional (NEA), lebih dari 5.000 kasus DBD dilaporkan pada kuartal pertama, dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu. 

DBD biasanya mencapai puncaknya dari Mei hingga Oktober di negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh NEA pada Minggu (31/03/2024) jumlah tempat berkembang biak nyamuk Aedes yang ditemukan di dekat rumah pada Januari telah meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu.