Logo Bloomberg Technoz

IHSG Melemah 0,12% setelah Cetak Rekor, Imbas Sentimen The Fed

Muhammad Julian Fadli
05 January 2024 17:35

Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup melemah hari ini, setelah pagi tadi berhasil memecahkan rekor level tertinggi, hingga sempat menyentuh 7.400.

Pada Jumat (5/1/2024), IHSG menutup hari di posisi 7.350. Turun 0,12% dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Penutupan IHSG Sesi II pada Jumat 5 Januari (Bloomberg)

Hanya empat sektor yang mampu menguat. Keuangan, properti, energi dan konsumen nonprimer yang naik masing-masing 0,87%, 0,45%, 0,43%, dan 0,22%.

Sementara itu, saham-saham kesehatan jadi yang terlemah hari ini jatuh 0,78%, disusul oleh konsumen primer yang ambruk 0,63%, serta perindustrian turun 0,6%.

Saham-saham yang menguat dan menjadi top gainers di antaranya PT Inter Delta Tbk (INTD) yang melesat 34,4%, PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) melonjak 34,4%, dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) melejit 34,3%.