Logo Bloomberg Technoz

BPKS Ungkap India Konsisten Minta Sabang Jadi Hub-Transshipment

Pramesti Regita Cindy
06 November 2026 12:15

Ilustrasi Bendera India (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi Bendera India (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Sabang - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) mengungkapkan India telah berulang kali meminta kerja sama pengembangan Pelabuhan Sabang, Aceh menjadi hub transshipment atau pusat alih muat barang.

Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen mengungkapkan permintaan tersebut bahkan telah disampaikan sejak 2018 dan kembali mencuat dalam pertemuan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto pada Juli 2026 lalu. 

"Dari tahun 2018 India itu konsisten, pada saat pertemuan dengan di level Presiden yang terakhir kemarin waktu Perdana Menteri Modi datang bertemu dengan Presiden, lalu membuat joint statement—kali kelima India itu minta Pelabuhan Sabang menjadi Pelabuhan yang dikerjasamakan dengan mereka," kata Iskandar dalam Forum Grup Diskusi (FGD) Media di Sabang, Aceh, Kamis (5/11/2026). 


Iskandar mengatakan bahwa negara berjuluk Bollywood tersebut bahkan telah melakukan kajian untuk menghitung kebutuhan investasi pengembangan Pelabuhan Sabang sebagai hub transshipment regional bagi kegiatan perdagangan negaran tersebut. 

Kajian yang dilakukan konsultan India pada 2021 hingga 2023 itu memperkirakan kebutuhan investasi mencapai US$104 juta (Rp1,89 miliar (asumsi kurs setara dengan Rp18.175/US$).