Logo Bloomberg Technoz

BEI Minta Keterangan RANS Usai Gelombang Boikot Raffi Ahmad

Nyoman Ary Wahyudi
04 November 2026 08:20

Selebritas Raffi Ahmad bertemu dengan Prabowo Subianto di Kertanegara, Selasa (15/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Selebritas Raffi Ahmad bertemu dengan Prabowo Subianto di Kertanegara, Selasa (15/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta kejelasan manajemen RANS usai gelombang boikot atau cancel culture yang menimpa pengendalinya Raffi Ahmad belakangan.

Gelombang boikot itu ikut berdampak pada hajatan RANS Carnival yang digelar di Area Parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 31 Oktober-1 November 2026.

Beberapa pengisi acara memilih mundur dari acara RANS Carnival seperti Tipe-x, Guyon Waton, Masdddho, Orkes Melayu Wawes, hingga Fourtune.


Alasannya, Raffi Ahmad mendapat kecaman dari masyarakat usai menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang diduga ada rekayasa, pada Kamis (29/10/2026).

“Perkembangan tersebut turut memengaruhi persiapan acara, termasuk perubahan keikutsertaan sejumlah pengisi acara dan penyesuaian partisipasi pelaku usaha,” kata Corporate Secretary RANS Chintami Maranata Sihombing dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (4/11/2026).