Logo Bloomberg Technoz

Versi Buruh, Angka PHK Capai 90.000 orang per November 

Redaksi
04 November 2026 08:30

Ilustrasi PHK. (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Ilustrasi PHK. (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memperkirakan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia hingga November 2026 mencapai lebih dari 90.000 orang.

KSPI mulanya mencatat sekitar 70.000 kasus PHK pada Juni 2026. Sementara itu, berdasarkan data yang disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), jumlah PHK hingga November 2026 tercatat sekitar 83.000 orang.

"Mungkin kira-kira di atas 90.000, tapi tidak sampai di atas ratusan ribu," ujarnya dalam Konferensi Pers Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh pada Selasa, (3/11/2026) di rapat zoom. 


Said Iqbal menjelaskan dia belum memiliki angka pasti terkait jumlah PHK dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Presiden. Namun, ia berencana menginstruksikan KSPI untuk menjadi basis data pembanding dengan data dari Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan APINDO.

Ia juga menyoroti dua perusahaan yang baru-baru ini dilaporkan mengalami PHK. Pertama, PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 yang berada di Lebak, Banten. Kedua, PT Ghim Li di Batam yang merupakan perusahaan asal Singapura.