Logo Bloomberg Technoz

Survei Bloomberg: Ekonomi RI Kuartal IV Diperkirakan Tumbuh 4,85%

Tim Riset Bloomberg Technoz
30 October 2026 09:58

Proyeksi pertumbuhan ekonomi. (Bloomberg/Diolah)
Proyeksi pertumbuhan ekonomi. (Bloomberg/Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di penghujung 2026 diperkirakan melambat. Berdasarkan survei ekonomi terbaru Bloomberg, Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal IV-2026 diperkirakan tumbuh 4,85% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang sebesar 4,9%. 

Revisi tersebut memang relatif tipis, hanya 0,05 poin persentase. Akan tetapi, penurunan tersebut terjadi di saat perekonomian Tanah Air memasuki periode yang cukup menantang. Sebabnya, tekanan terhadap nilai tukar rupiah belum sepenuhnya hilang, ekspektasi inflasi juga meninggi, serta ruang kebijakan moneter yang makin terbatas. 

Perlambatan juga diperkirakan akan berlanjut hingga awal kuartal tahun depan. Bloomberg memperkirakan ekonomi Ibu Pertiwi tumbuh 4,8% pada kuartal I-2027, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,9%. 


Meski ada perlambatan secara kuartalan, perkiraan pertumbuhan ekonomi 2026 belum berubah di kisaran 5,2% seperti survei sebelumnya. 

Tekanan Daya Beli