Untuk diketahui, rupiah membuka perdagangan spot Oktober di Rp17.898/US$, lalu ditutup bertengger di posisi penutupan terlemah sepanjang sejarah yaitu Rp18.127/US$.
Tekanan terhadap rupiah datang dari rencana klasifikasi MSCI yang berpotensi menurunkan pasar saham Indonesia ke standalone market dari emerging market. Dari sisi fundamental, ekonomi domestik memang masih punya daya tahan meski mulai tergerus oleh daya beli yang kian tererosi.
Bloomberg Economics merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2026 menjadi 4,85% dari sebelumnya 4,9%. Meski begitu, survei Bloomberg menghasilkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 dengan median estimasi masih berada di kisaran 5,2%.
Mata Uang Kawasan
Dari kawasan, pergerakan pasar mata uang Asia relatif beragam. Peso Filipina, won Korea Selatan baht Thailand, dan yen Jepang berhasil menguat. Sebaliknya, dolar Taiwan melemah tajam bersama yuan China, yuan offshore, ringgit Malaysia, dan dolar Singapura.
Sementara, pasar obligasi kawasan juga relatif stabil. Yield obligasi pemerintah Malaysia tenor 10 tahun berada di 3,84%, India 7,31%, Korea Selatan 4,03%, diikuti Jepang di 2,76%. Sedangkan Indonesia, yield mulai sedikit terpangkas dari 7,77% menjadi 7,74%, pagi ini.
Melandainya yield di pasar obligasi Asia ditopang oleh turunnya yield US Treasury ke kisaran 4,91%, setelah Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh mengirim sinyal lebih jinak soal arah suku bunga ke depan. The Fed diperkirakan masih akan menahan suku bunga Federal Funds Rate (FFR) dalam rapat di bulan lalu, tetapi pada Desember diproyeksikan naik ke 4-4,25%.
Pelaku pasar akan mencermati sejauh mana pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melihat tekanan di pasar keuangan sebagai risiko yang bersifat sementara atau berkembang jadi tekanan bersifat struktural.
BI diperkirakan akan kembali menaikkan BI Rate, setidaknya satu kali menjadi 6% sebelum akhir 2026, dan berpotensi mempertahankan suku bunga itu sepanjang 2027.
(dsp/aji)



























