Logo Bloomberg Technoz

Memang, inflasi diperkirakan masih akan terkendali lantaran pemerintah masih menahan harga menggunakan skema subsidi, seperti harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik.

Namun, tekanan mulai berpotensi masuk melalui barang impor dan bahan baku, seperti gandum, kedelai, gula, hingga produk elektronik.

Bloomberg Economics memperkirakan inflasi akhir tahun meningkat melampaui target BI yang berada di kisaran 1,5-3,5% karena tekanan harga tersebut. 

Di tengah tekanan yang ada, rupiah hari ini berisiko melanjutkan pelemahannya ke level Rp18.170/US$ yang merupakan support pertama. Selanjutnya rupiah bisa saja mengarah ke target pelemahan di Rp18.200/US$.

(riset/aji)

No more pages