Logo Bloomberg Technoz

“Pelanggan Indonesia kini semakin cermat dalam membelanjakan setiap rupiahnya, dan banyak yang beralih mencari pilihan dengan nilai terbaik untuk kebutuhan sehari-hari. Di sinilah MR.D.I.Y. hadir, dan kami berterima kasih atas kepercayaan semakin banyak keluarga yang menjadikan kami sebagai peritel pilihan mereka,” ujar Edwin Cheah.

Dia menambahkan, perusahaan akan mempertahankan strategi menghadirkan toko yang lebih dekat dengan konsumen sekaligus menyediakan produk yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Strategi tersebut menjadi bagian dari proposisi nilai perusahaan, yakni Hemat, Lengkap, dan Dekat.

“Misi kami tetap konsisten: terus menghadirkan toko lebih dekat dengan tempat tinggal pelanggan, serta menyediakan produk-produk relevan dengan harga terjangkau setiap harinya. Selama kami mampu mewujudkannya, pertumbuhan akan berjalan beriringan,” katanya.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor MR.D.I.Y. Indonesia tercatat sebesar Rp3.686,2 miliar hingga September 2026, tumbuh 15,1% dibandingkan Rp3.202,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Ekspansi Jaringan Toko Menjangkau Wilayah Baru

Selain pertumbuhan transaksi, perluasan jaringan menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja MR.D.I.Y. Indonesia. Perseroan membuka 72 toko baru sepanjang kuartal III 2026 atau periode Juli hingga September.

Dengan tambahan tersebut, jumlah toko baru yang dibuka sejak Januari hingga September 2026 mencapai 202 gerai. Realisasi tersebut setara dengan 75% dari target pembukaan sedikitnya 270 toko baru sepanjang tahun ini.

Hingga akhir September 2026, MR.D.I.Y. Indonesia telah mengoperasikan 1.416 toko yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.

Menariknya, ekspansi perusahaan tidak hanya terkonsentrasi di pasar utama seperti Jawa dan Sumatra. Pada kuartal III 2026, pembukaan toko baru paling banyak justru dilakukan di wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Strategi tersebut mencerminkan upaya perusahaan memperluas penetrasi pasar di luar wilayah yang selama ini menjadi kontributor utama bisnis. Dengan pengalaman dalam pemilihan lokasi, MR.D.I.Y. menyatakan mampu membuka lebih dari 20 toko setiap bulannya.

Setiap gerai MR.D.I.Y. Indonesia menyediakan lebih dari 18.000 jenis produk yang terbagi dalam 10 kategori. Ragam produk tersebut mencakup perlengkapan rumah tangga, perabotan, peralatan listrik, alat tulis, perlengkapan olahraga, perkakas, hingga perhiasan dan kosmetik.

Ketersediaan berbagai kebutuhan dalam satu lokasi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan kemudahan berbelanja kepada pelanggan. Perseroan juga terus menyesuaikan format toko guna meningkatkan kenyamanan konsumen.

Setelah memperoleh respons positif terhadap format baru di sejumlah gerai yang direnovasi, perusahaan berencana menerapkan konsep tersebut pada toko freestanding atau gerai yang berdiri sendiri di masa mendatang.

Salah satu penerapannya terlihat pada toko ke-1.400 yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan. Gerai tersebut mengusung ruang belanja yang lebih terang dan nyaman, dengan tetap mempertahankan prinsip harga terjangkau.

Perkuat Efisiensi Operasional dan Kesehatan Keuangan

Di tengah ekspansi jaringan, MR.D.I.Y. Indonesia juga mempertahankan disiplin operasional melalui penguatan sistem distribusi dan logistik. Perusahaan mengandalkan pusat distribusi, sistem logistik terintegrasi, serta pemantauan inventaris otomatis untuk memastikan ketersediaan produk di seluruh jaringan toko.

Pengelolaan persediaan tersebut memungkinkan perusahaan menyesuaikan pasokan dengan kebutuhan pelanggan di masing-masing wilayah. Selain itu, proses pengadaan yang terkoordinasi dan hubungan jangka panjang dengan pemasok turut mendukung skala ekonomi perusahaan dalam menjaga harga produk.

Dari sisi keuangan, kondisi neraca MR.D.I.Y. Indonesia tetap terjaga. Per 30 September 2026, perseroan mencatatkan gearing ratio sebesar 0,3 kali. Posisi tersebut memberikan ruang bagi perusahaan untuk melanjutkan ekspansi jaringan toko dan investasi bisnis.

Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil mengatakan, perusahaan tetap mengedepankan pengendalian biaya di tengah pertumbuhan operasional.

“Di tengah pertumbuhan bisnis, kami terus mengelola biaya secara disiplin,” ujar Rika.

Menurut dia, pengelolaan biaya yang disiplin memungkinkan perusahaan mempertahankan proposisi nilai kepada konsumen sekaligus menyediakan ruang untuk investasi jangka panjang.

“Disiplin ini memungkinkan kami untuk terus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan melalui proposisi nilai Hemat, Lengkap, Dekat, sekaligus melanjutkan investasi untuk menghadirkan MR.D.I.Y. lebih dekat dengan masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya.

Kontribusi terhadap Pemasok Lokal dan Lapangan Kerja

Selain memperkuat jaringan bisnis, MR.D.I.Y. Indonesia juga melanjutkan kontribusi terhadap perekonomian melalui kemitraan dengan pemasok lokal dan penyerapan tenaga kerja.

Memasuki usia kesembilan pada September 2026, perusahaan telah mempekerjakan lebih dari 13.000 karyawan di seluruh Indonesia. Pembukaan toko baru sepanjang 2026 juga telah menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja.

Perusahaan turut menjalin kemitraan dengan berbagai pemasok lokal untuk mendukung kebutuhan produk di jaringan gerainya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas dampak ekonomi dari pertumbuhan bisnis hingga ke daerah.

Edwin mengatakan, ekspansi perusahaan diharapkan tidak hanya meningkatkan jangkauan layanan kepada konsumen, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi operasional.

“Setiap pembukaan toko baru menciptakan lapangan kerja, membuka peluang bagi pemasok lokal, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekitar,” ungkap Edwin Cheah.

“Pertumbuhan seperti itulah yang ingin terus kami wujudkan di Indonesia,” lanjutnya.

Dalam aspek keberlanjutan, perusahaan menjalankan inisiatif MR.D.I.Y. Untuk Indonesia melalui tiga pilar utama, yakni Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Keberlanjutan Lingkungan, serta Pemberdayaan UMKM.

Program tersebut mencakup penyaluran perangkat pembelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) kepada pelajar, pelatihan bagi pelaku UMKM, serta fasilitasi kegiatan daur ulang bagi pelanggan.

Melalui kombinasi ekspansi jaringan, penguatan efisiensi operasional, dan kemitraan lokal, MR.D.I.Y. Indonesia berupaya mempertahankan pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas jangkauan layanan kebutuhan rumah tangga di berbagai wilayah Indonesia.

(tim)

No more pages