Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Tutup Perdagangan Oktober di Zona Hijau

Tim Riset Bloomberg Technoz
30 October 2026 15:47

Nasabah menukarkan uang rupiah ke dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Nasabah menukarkan uang rupiah ke dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan hari ini, Jumat (30/10/2026), dengan penguatan terbatas 0,03% ke Rp18.127/US$, setelah sempat melemah dalam sesi intraday ke Rp18.150/US$.

Penguatan rupiah, yang meski terbatas sore ini, sejalan dengan tren apresiasi mata uang Asia. Won Korea Selatan menguat paling tajam 0,42%, disusul yen Jepang 0,27%.

Sementara, yuan China, ringgit Malaysia, yuan offshore, dan dolar Taiwan, dan dolar Hong Kong menguat lebih terbatas.

Mata uang Asia. (Bloomberg)

Penguatan rupiah terseret euforia di pasar keuangan kawasan yang menguat seiring meredanya kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak setelah tersiarnya kabar adanya upaya diplomasi oleh Washington kepada Teheran.

Selain itu, sinyal dovish yang dikirim bank sentral Amerika Serikat (AS) ditangkap investor menjadi langkah risk-on yang membuat pelaku pasar menempatkan dananya kembali ke pasar negara berkembang.