Mengapa Nilai Rupiah Bisa Melemah terhadap Dolar AS?
Referensi
30 October 2026 07:47

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bisa berubah dari hari ke hari. Pergerakan ini bukan terjadi tanpa sebab, melainkan dipengaruhi berbagai kondisi ekonomi yang berkaitan satu sama lain.
Perubahan kurs penting dipahami karena dampaknya tidak hanya dirasakan dalam transaksi valuta asing, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Mulai dari harga barang impor hingga biaya perjalanan ke luar negeri, semuanya bisa terpengaruh oleh naik turunnya nilai rupiah.
Apa Itu Nilai Tukar dan Mengapa Bisa Berubah?
Nilai tukar atau kurs adalah harga suatu mata uang jika dibandingkan dengan mata uang lainnya. Sebagai contoh, ketika kurs dolar AS berada di Rp16.000, seseorang membutuhkan Rp16.000 untuk memperoleh 1 dolar AS.
Nilai tukar bergerak mengikuti permintaan dan penawaran di pasar valuta asing. Ketika permintaan terhadap dolar AS meningkat dibandingkan rupiah, harga dolar cenderung naik sehingga rupiah melemah. Sebaliknya, jika permintaan terhadap rupiah meningkat, nilai mata uang Indonesia berpeluang menguat terhadap dolar AS.
7 Faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar Rupiah
1. Perbedaan Tingkat Inflasi
Inflasi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan nilai tukar. Ketika tingkat inflasi suatu negara lebih tinggi dibandingkan negara lain, daya beli mata uangnya cenderung mengalami penurunan lebih cepat.































