Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG dan Saham Bank Tertekan
Muhammad Julian Fadli
29 October 2026 11:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga saham bank besar kompak melemah seiring pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menembus titik terendahnya sepanjang sejarah (All Time Low/ATL) hingga menyentuh Rp18.183/US$.
Turunnya saham–saham bank besar turut menyeret IHSG yang terus–menerus terjerembab di zona merah, terlebih ambles 2% lebih, menyentuh 5.147 pada perdagangan Kamis (29/10/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot ditutup terdepresiasi 0,17% di level terendah Rp18.183/US$, yang merupakan posisi penutupan (closing) terlemah nilai tukar rupiah di pasar spot dalam sejarah Indonesia merdeka, yang dicatat pada Rabu (28/10/2026).
Pelemahan rupiah utamanya tersengat lesatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali menguat mencapai 102,48, turut sejalan dengan kenaikan yield obligasi pemerintah AS, US Treasury, sebesar 3,3 basis poin (bps) hingga di atas 5,02%.
Lebih jauh, kenaikan dolar AS dan yield US Treasury ini utamanya imbas harga minyak mentah Brent yang kembali memanas US$115 per barel, disulut tensi geopolitik Timur Tengah yang mengencangkan sentimen risk–off.



























