Penyebab IHSG Balik Arah Jadi Melemah, Hingga Turun 2% Lebih
Muhammad Julian Fadli
29 October 2026 10:02

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik arah hingga terjerembab di zona merah dengan pelemahan 2,17% di posisi 5.167 pada Sesi I, Kamis (29/10/2026). Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi pemberat Indeks.
Padahal pada pembukaan perdagangan pagi tadi IHSG dibuka menguat hingga menyentuh titik tertinggi di posisi 5.320. Namun selepas itu, Indeks Komposit berangsur-angsur melemah mencapai 5.162.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar atau big caps menjadi pemberat IHSG sepanjang perdagangan Sesi I pagi hari ini. Saham–saham infrastruktur, saham perindustrian, dan saham barang baku mencatatkan pelemahan paling dalam dengan tertekan 2,75%, 2,35% dan 2,02%.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai perdagangan yang terbilang ‘hanya’ Rp3,33 triliun dari sejumlah 8,62 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi perdagangan terjadi cuma 464 ribu kali diperjualbelikan.
Berikut adalah sejumlah saham yang menjadi top laggards, per Sesi I Kamis (29/10/2026):
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengurangi 16,03 poin
- PT Astra International Tbk (ASII) mengurangi 7,34 poin
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengurangi 5,92 poin
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengurangi 4,63 poin
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengurangi 4,1 poin
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengurangi 3,68 poin
- PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mengurangi 3,67 poin
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengurangi 3,22 poin
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) mengurangi 3,15 poin
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengurangi 3,06 poin





























