Logo Bloomberg Technoz

Sekuritas Milik CIO Danantara Akumulasi Saham yang Disanksi OJK

Redaksi
29 October 2026 12:15

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Supra Sekuritas Indonesia mengakumulasi sejumlah saham yang belakangan dikenakan sanksi berat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Supra Sekuritas Indonesia dengan kode broker SS aktif mengepul saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (SSSA) sejak tahun lalu. DSSA kemudian dijatuhi denda administratif Rp1,5 triliun karena kasus manipulasi harga saham pertengahan bulan ini.

Mengutip data perdagangan, SS menimbun saham DSSA sebanyak 20,6 juta lot dengan valuasi mencapai Rp1,1 triliun selama satu tahun terakhir.


Malahan, SS lanjut akumulasi saham DSSA dengan menghimpun 21,2 juta lot di harga rata-rata Rp918 per saham year-to-date. Valuasi kepemilikan SS itu mencapai Rp1,4 triliun.

Adapun, sebagian saham SS dipegang oleh PT Asha Artha Sehati, kendaraan investasi milik Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir.