RUPSLB BEI, Bahas Dividen hingga Wacana Masuknya Danantara
Muhammad Fikri
28 October 2026 09:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (28/10/2026), dengan agenda perubahan anggaran dasar perseroan untuk membuka jalan bagi demutualisasi bursa, penggunaan saldo laba ditahan, serta persetujuan rencana kerja dan anggaran tahunan 2027.
Rapat yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan perubahan struktur kepemilikan BEI, yang selama ini dimiliki oleh perusahaan sekuritas anggota bursa. Melalui demutualisasi, kepemilikan saham bursa dapat diperluas kepada pihak di luar anggota bursa, termasuk badan hukum Indonesia.
Berdasarkan informasi agenda rapat, pemegang saham akan dimintai persetujuan atas perubahan anggaran dasar perseroan. Perubahan tersebut diperlukan untuk menyesuaikan ketentuan internal BEI dengan kerangka demutualisasi yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek.
Selain itu, RUPSLB juga mengagendakan persetujuan penggunaan saldo laba ditahan berdasarkan laporan keuangan auditan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Agenda lainnya adalah persetujuan rencana kerja dan anggaran tahunan perseroan untuk tahun buku 2027.
Pembahasan saldo laba ditahan turut menjadi perhatian karena berkaitan dengan potensi pembagian dividen kepada pemegang saham. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik sebelumnya menyampaikan bahwa besaran dividen perlu mempertimbangkan kebutuhan investasi, pencadangan operasional, dan pengembangan bursa.





























