Logo Bloomberg Technoz

Ikut Lari Maraton Tanpa Latihan, Ini Risikonya

Dinda D
26 October 2026 11:20

Ilustrasi olahrga lari. (Envato/lzf)
Ilustrasi olahrga lari. (Envato/lzf)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Vito A. Damay mengingatkan risiko kesehatan yang dapat muncul ketika seseorang berlari maraton tanpa persiapan latihan yang memadai. Risiko tersebut antara lain cedera, kelelahan berlebihan, dehidrasi, hingga gangguan akibat panas.

"Tanpa persiapan memadai, masalah yang dapat muncul antara lain cedera, kelelahan berlebihan, dehidrasi, dan gangguan akibat panas. Aktivitas berat yang tidak biasa juga dapat memicu masalah jantung, terutama bila ada penyakit yang belum dikenali alias belum pernah check up," kata Vito kepada Bloomberg Technoz, Senin (26/10/2026).

Menurut dia, kejadian jantung serius saat lomba lari tergolong jarang. Manfaat olahraga teratur secara keseluruhan juga jauh lebih besar dibandingkan risikonya. Namun, kondisi tersebut tidak berarti seseorang dapat langsung menempuh jarak maraton tanpa persiapan.


"Jadi berhasil finish belum membuktikan bahwa berlari tanpa persiapan aman untuk ditiru. Kalau memang belum terbiasa berolahraga lalu langsung menempuh jarak sangat jauh, tuntutannya dapat melampaui kesiapan tubuh," ujarnya.

Vito menjelaskan, ketika berlari, jantung harus memompa lebih banyak darah untuk memenuhi kebutuhan otot. Pembuluh darah juga berperan menyalurkan aliran darah sekaligus membantu tubuh membuang panas. Latihan bertahap memberikan kesempatan bagi sistem kardiovaskular, otot, tendon, dan tulang untuk beradaptasi dengan peningkatan beban aktivitas.