UMKM Binaan Pertamina Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat. Mulai dari melestarikan budaya batik, menciptakan ruang pemberdayaan bagi perempuan dan penyandang disabilitas, hingga membuka peluang usaha bagi para perajin lokal.
Komitmen tersebut tercermin dari perjalanan Adhimas Batik, Joglo Ayu Tenan dan Kraton Leather yang terus berkembang bersama masyarakat melalui dukungan pembinaan, pelatihan, dan akses pasar yang diberikan Pertamina.
Pemilik Adhimas Batik, Suyanto, menjadi salah satu contoh pelaku UMKM yang berhasil mengembangkan usaha sekaligus menjaga warisan budaya Indonesia. Selama lebih dari 30 tahun, ia tidak hanya menghasilkan kain batik tulis, tetapi juga menghadirkan inovasi dengan mengaplikasikan motif batik pada berbagai produk seperti topeng, tempat tisu, nampan kayu, payung, hingga tumbler.
Inovasi tersebut membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkenalkan batik kepada generasi muda melalui produk-produk yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, usaha yang berlokasi di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten, tersebut juga melibatkan masyarakat sekitar dalam proses produksi, termasuk penyandang disabilitas wicara yang hingga kini aktif bekerja sebagai pembatik.





























