Indonesia Pangkas Ekspor Gas, Singapura Serius Kaji Energi Nuklir
Merinda Faradianti
25 October 2026 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Singapura semakin serius mengkaji potensi energi nuklir untuk memperkuat ketahanan energi, setelah Indonesia mulai memangkas ekspor gas alam ke negara tersebut.
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengatakan, pemerintahnya perlu mempertimbangkan sumber energi yang lebih bersih dan mampu memasok listrik sepanjang waktu, di tengah meningkatnya kebutuhan energi negara tersebut.
“Inilah sebabnya mengapa pihak berwenang sedang mempelajari potensi energi nuklir,” kata Wong dalam konvensi Partai Aksi Rakyat (PAP), Minggu (25/10/2026), dikutip dari Channel NewsAsia (CNA).
Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah Indonesia mulai mengurangi ekspor gas alam ke Singapura pada Sabtu (24/10/2026). Menurut regulator hulu minyak dan gas Indonesia, SKK Migas, pengurangan pasokan dilakukan untuk mengalihkan lebih banyak gas bagi kebutuhan listrik domestik.
Pengurangan tersebut mencapai 31 juta kaki kubik standar per hari. Otoritas Pasar Energi Singapura menyebut volume tersebut setara dengan kurang dari 2% total permintaan gas harian negara itu.




























