Logo Bloomberg Technoz

ESDM Ungkap E10 Memungkinkan Dimandatorikan di Jawa Tahun Ini

Azura Yumna Ramadani Purnama
24 October 2026 16:30

Bensin dengan campuran bioetanol 10% alias E10./dok. Bloomberg
Bensin dengan campuran bioetanol 10% alias E10./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan program campuran bensin bioetanol 10% atau E10 sebenarnya memungkinkan dimandatorikan di Pulau Jawa pada tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan, merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan E10 dapat dimandatorikan mulai tahun ini.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menyatakan saat ini sudah terdapat sekitar 200 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang menyalurkan bensin bioetanol 5% atau E5.


Eniya menyatakan saat ini kapasitas produksi bioetanol mencapai sekitar 70.500 kiloliter (kl) dan dapat ditingkatkan jika dibutuhkan untuk mandatori E10 di Pulau Jawa terlebih dahulu.

Bagaimanapun, kata Eniya, berdasarkan arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mandatori E10 paling cepat dijalankan pada 2027.