AS-China Belum Sepakat Soal Perpanjangan Gencatan Perang Dagang
News
22 September 2026 08:50

Annmarie Hordern, Jonathan Ferro dan Alicia Diaz - Bloomberg News
Bloomberg, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengindikasikan bahwa China dan Amerika Serikat (AS) masih memiliki perbedaan pandangan mengenai ketentuan perpanjangan gencatan dagang. Dia menyebut periode tiga hingga enam bulan sebagai rentang waktu yang dapat didukung Washington.
“Kami akan terus membahas hal tersebut,” kata Greer dalam wawancara dengan Bloomberg Television pada Senin (21/9), ketika ditanya mengenai berakhirnya gencatan tarif dengan Beijing pada 10 November. “Pandangan kami, perpanjangan tersebut tidak akan disepakati hari ini. Namun, masih ada waktu sebelum tenggat tersebut. Jadi, saya memperkirakan kami akan terus berunding dan saya pikir kedua pihak menginginkannya.”
Greer menjelaskan bahwa China telah menciptakan ketidakpastian dengan membatasi ekspor logam tanah jarang, yang kini dipantau oleh AS. Oleh karena itu, Washington menginginkan perpanjangan secara bertahap untuk memastikan kepatuhan China terhadap kesepakatan. “Menurut saya, mengatakan bahwa kami memiliki kepercayaan dan keyakinan penuh satu sama lain pada tahap ini merupakan hal yang sedikit naif,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah perpanjangan selama tiga hingga enam bulan sedang dibahas, Greer mengatakan bahwa “rentang waktu tersebut mungkin merupakan pilihan yang tepat”, meski pengumumannya kemungkinan tidak akan dilakukan pada pekan ini.

































