Pasok Batu Bara DMO Lebih dari 50%, PTBA Berharap Ada Kesetaraan
Azura Yumna Ramadani Purnama
18 September 2026 15:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Bukit Asam (Persero) Tbk. atau PTBA berharap terdapat kesetaraan besaran wajib pasok domestik atau domestic market obligation (DMO), usai realisasi DMO perseroan kerap mencapai lebih dari 50%—jauh di atas batas minimal 25% — sehingga membuat pendapatannya turun.
Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno menilai DMO menjadi persoalan tahunan yang harus dilalui perusahaan, sebab cukup banyak perusahaan pertambangan batu bara yang kurang mematuhi kewajiban pemenuhan DMO.
Eko menyatakan ketika kondisi tersebut terjadi, PTBA hampir selalu menjadi tumpuan untuk memasok batu bara DMO.
“Dari sisi kami melihatnya perusahaan-perusahaan batu bara di lain perusahaan itu cenderung kurang mematuhi DMO, sehingga selalu yang menjadi tumpuan adalah PTBA,” kata Eko ketika dihubungi, Jumat (18/9/2026)
“Untuk itu kami mohon dukungan supaya DMO ini dikelola secara fair, sehingga tanggung jawab nasional dipikul bersama oleh perusahaan-perusahaan lainnya,” tegas dia.






























