Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan Harga Batu Bara Topang PNBP Minerba Saat RKAB Dipangkas

Sabrina Mulia Rhamadanty
15 September 2026 10:00

Large lumps of coking coal move along a conveyor belt in a processing facility./Bloomberg-Bartek Sadowski
Large lumps of coking coal move along a conveyor belt in a processing facility./Bloomberg-Bartek Sadowski

Bloomberg Technoz, Jakarta –  Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mengatakan lonjakan harga batu bara di pasar internasional berhasil menjadi penyelamat yang menopang peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di tengah pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. 

Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono menjelaskan pergerakan harga batu bara global pada periode Januari—Agustus 2026 mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pada Januari—Agustus 2025, harga batu bara global masih bertahan di kisaran US$100—US$120/ton. Namun, pada periode yang sama tahun ini, harga komoditas tersebut melonjak dan bergerak di kisaran US$122—US$150/ton. 


“Kenaikan harga ini menjadi faktor penentu yang menjaga kinerja ekspor Indonesia tetap solid meskipun jumlah volume batu bara yang dikirim ke luar negeri mengalami penurunan,” katanya saat dihubungi, Selasa (15/9/2026).

Sebuah sistem konveyor yang digunakan untuk mengangkut batu bara berada di fasilitas Impala Terminals Burnside LLC di Darrow, Louisiana, AS./Bloomberg

Dinamika Global