Logo Bloomberg Technoz

Ekonom: LDR 88%, Likuiditas Jadi Tantangan Penyaluran Kredit

Redaksi
04 September 2026 10:40

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom menilai likuiditas perbankan masih menjadi tantangan untuk mengantisipasi kebutuhan pembiayaan kredit ke depan. Meski demikian, kondisi likuiditas diproyeksikan mulai membaik secara gradual.

Head of Macroeconomic & Financial Market Research Departemen Bank Mandiri Dian Ayu Yustina mengatakan tekanan likuiditas terjadi dalam beberapa bulan terakhir, salah satunya tercermin dari peningkatan rasio loan to deposit ratio (LDR) yang kini berada di kisaran 88%.

“Likuiditas juga masih menjadi isu utama tentunya, karena kita tahu beberapa bulan terakhir dengan rasio LDR yang meningkat, tadi ada di kisaran 88%,” kata Dian  dalam Indonesia Economic Outlook: Building Domestic Resilience in the Midst of Global Vulnerability, Kamis (3/9/2026).


Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari situasi ekonomi global yang menantang pada semester I 2026. Kinerja perdagangan Indonesia yang mencatat defisit pada Mei dan Juni serta terjadinya capital outflow turut memberikan tekanan terhadap likuiditas.

Selain itu, implementasi kebijakan moneter dan fiskal juga memberikan dampak terhadap kondisi likuiditas perbankan.