Polri Usut Bos Jaringan Internasional Narkoba di Laut Kepri
Dovana Hasiana
03 September 2026 20:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Kepolisian (Bareskrim Polri) mendalami jaringan internasional yang diduga menjadi pengendali sejumlah penyelundupan narkoba melalui jalur laut di Kepulauan Riau (Kepri). Penyidik tidak hanya memburu pelaku yang terlibat di lapangan, tetapi juga menelusuri aktor utama yang diduga mengendalikan jaringan tersebut dari luar negeri.
Dalam satu bulan terakhir, aparat menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut Kepri. Pengungkapan tersebut antara lain 1,3 ton ketamin dari kapal MV King Sun; 2,6 ton sabu cair dari MV Ocean Porter; serta 800 kilogram ketamin dari kapal Fu Chang Xing I.
"Rentetan pengungkapan tersebut kini didalami untuk mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan antarperkara sekaligus memetakan jaringan yang berada di balik pengiriman narkotika tersebut," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, dikutip Kamis (03/09/2026).
Eko mengatakan, dugaan keterlibatan jaringan internasional terlihat dari pergerakan kapal dan awak kapal yang bersinggungan dengan wilayah perairan internasional. Polisi menduga terdapat aktor dalam kasus penyelundupan ini yang berada di luar negeri. Namun, penyidik harus melakukan koordinasi dan pertukaran informasi dengan aparat penegak hukum dari negara lain, baik di Malaysia, Singapura, China dan lain-lain.
Bareskrim Polri telah membangun kerja sama bilateral dengan aparat penegak hukum sejumlah negara untuk bertukar informasi serta menelusuri pihak-pihak yang diduga berperan dalam jaringan tersebut.































