Logo Bloomberg Technoz

"Jadi itu mesti kita perbaiki. Jadi, kita ingin mengembangkan tools-tools yang betul-betul melihat riil kondisi di lapangan."

Prioritas Destry Usai Dilantik

Usai dilantik, Gubernur BI periode 2026–2031, Destry Damayanti, menegaskan bahwa menjaga stabilitas ekonomi menjadi prioritas utama pada awal masa jabatannya. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dinamika ketidakpastian ekonomi global yang dinilai masih sangat tinggi.

"Kita menghadapi situasi higher for longer, artinya ketidakpastian global itu masih sangat tinggi. Hal itu tentu sedikit banyak akan mempengaruhi kita, sehingga stance kita di awal ini memang tetap fokus kepada stabilitas," ungkap Destry.

Meski stabilitas menjadi pertimbangan utama, Destry menggarisbawahi bahwa Bank Indonesia akan mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan yang dimiliki untuk tetap menopang sektor riil.

BI membagi kerangka kebijakan utamanya ke dalam tiga pilar, yaitu moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, yang didukung oleh pengembangan UMKM, Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Pendalaman Pasar Keuangan.

Sektor makroprudensial dinilai menjadi salah satu instrumen kunci yang difokuskan untuk mendorong pertumbuhan (pro-growth). Melalui instrumen tersebut, Bank Indonesia terus memberikan insentif bagi perbankan yang menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas.

Calon Gubernur BI Destry Damayanti mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

"Tentu di dalam kebijakan-kebijakan itu kita akan ramu mana yang lebih pro-stability dan mana yang lebih pro-growth. Seperti yang selama ini kami lakukan di instrumen makroprudensial, kita selalu pro-growth kesana—memberikan insentif buat bank-bank yang menyalurkan kreditnya kepada sektor prioritas," jelasnya.

Tak hanya itu, arah kebijakan BI di bawah kepemimpinan barunya juga akan diselaraskan dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

"Bank sentral berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menciptakan iklim ekonomi yang kondusif, serta mendukung perluasan lapangan kerja," katanya.

Guna memastikan seluruh target tersebut tercapai, Destry menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional. "Tentu ini akan kami wujudkan dalam kebijakan dan terus bersinergi dengan kementerian serta lembaga terkait lainnya yang menjadi PR kita bersama," tegas Destry.

(prc/wep)

No more pages