Pengusaha Ungkap Faktor Industri Alas Kaki Kontraksi Agustus 2026
Ibnu Affan
01 September 2026 11:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mengungkapkan faktor lain yang menjadi penyebab industri alas kaki dalam negeri mengalami kontraksi per Agustus 2026, sekaligus menjadi satu-satunya subsektor industri yang kontraksi.
Ketua Dewan Pembina Aprisindo Eddy Widjanarko mengatakan, kondisi pabrik sepatu yang beroperasi di Indonesia saat ini masih mengalami kesulitan arus kas operasional hingga tren suku bunga yang tinggi.
Pada saat yang sama, margin keuntungan perusahaan terkikis akibat adanya pelemahan permintaan akibat faktor ekonomi global, serta belum dibayarkannya restitusi pajak oleh pemerintah.
"Kondisi pabrik di Indonesia kesulitan cashflow. Akibatnya, anyak perusahaan rugi dan bahkan sebagian akan tutup pabrik kalau tidak ada kepastian hukum berusaha di Indonesia," ujar Eddy saat dihubungi, Selasa (1/9/2026).
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebeleumnya melaporkan industri kulit dan alas kaki menjadi satu-satunya subsektor di bawah Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) yang mengalami kontraksi pada Agustus 2026.































