IKBM Menguat, Manufaktur Bertahan di Zona Ekspansi
Pramesti Regita Cindy
05 August 2026 18:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor industri manufaktur nasional masih berada di zona ekspansi pada Kuartal II-2026. Hal itu tecermin dari Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Manufaktur (IKBM) yang meningkat menjadi 52,31 dibandingkan Kuartal I-2026 sebesar 51,37.
"Pada triwulan II tahun 2026, IKBM tercatat sebesar 52,31 yang menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur berada pada fase ekspansi atau zona ekspansi, dan menguat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud dalam rilis berita statistik, Rabu (5/8/2026).
Nilai IKBM yang berada di atas angka 50 menunjukkan bahwa kondisi dan prospek bisnis industri manufaktur berada pada fase ekspansi. Sementara jika di bawa 50 maka termasuk zona kontraksi.
IKBM disusun berdasarkan hasil Survei Industri Besar dan Sedang (IBS) Triwulanan yang mencakup industri pengolahan skala besar dan sedang di kawasan industri, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), maupun di luar kawasan industri. Indeks tersebut diestimasi pada level nasional menggunakan metode probabilistic sampling.
Secara komponen, ekspansi pada Kuartal II-2026 ditopang oleh meningkatnya aktivitas tiga komponen utama, yaitu Produksi yang mencapai indeks 54,21, Pesanan sebesar 53,78, dan Stok sebesar 51,86. Ketiga komponen tersebut mengalami kenaikan dibandingkan Kuartal I-2026.































