Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Menguat di Tutup Perdagangan Saham

Muhammad Julian Fadli
31 August 2026 17:35

Layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (9/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (9/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menutup perdagangan hari ini, Senin (31/8/2026), di zona hijau. IHSG berhasil menguat 0,11% di posisi 6.525.

Sejak pembukaan pagi tadi, IHSG terus–menerus terjerembab di zona pelemahan hingga menyentuh 6.476, jelang tutup perdagangan posisinya berbalik arah mencapai posisi tertingginya 6.528 terdorong melesatnya saham–saham big caps yang menjadi penopang, saham Bank BRI (BBRI) dan saham ADRO misalnya.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 31 Agustus 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan jual–beli saham mencapai Rp25,02 triliun dari sejumlah 51,34 miliar saham yang berhasil diperjualbelikan. Dengan frekuensi perdagangan yang terjadi menyentuh 2,39 juta kali.


Tercatat ada sebanyak 233 saham melemah, dan 392 saham menguat. Sedang terdapat sejumlah 166 saham yang stagnan.

Penyebab IHSG Menguat

Saham–saham perindustrian, saham energi, dan saham keuangan menjadi pendorong penguatan IHSG di zona hijau dengan masing—masing menguat mencapai 1,46%, 1,12%, dan 0,67%.