Peta Ekonomi Dunia: Suku Bunga AS hingga Dampak AI di Asia
News
30 August 2026 19:00

Vince Golle dan Craig Stirling -- Bloomberg News
Bloomberg, Pertumbuhan jumlah pekerja Amerika Serikat (AS) kembali ke jalurnya pada Agustus 2026, sejalan dengan stabilitas umum di pasar tenaga kerja yang membantu bank sentral AS Federal Reserve untuk lebih fokus pada upayanya memerangi inflasi.
Para ekonom memperkirakan laporan ketenagakerjaan bulanan dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) pada hari Jumat akan menunjukkan peningkatan jumlah pekerja sebesar 55.000 orang, setelah penurunan tak terduga pada angka ketenagakerjaan bulan Juli. Hasil seperti itu secara umum akan sejalan dengan rata-rata pertumbuhan lapangan kerja tahun ini.
Tingkat pengangguran, yang didasarkan pada survei rumah tangga dan bukan pada data perusahaan, diperkirakan tetap berada di angka 4,1%.
Permintaan tenaga kerja yang stabil dikombinasikan dengan jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terbatas adalah hal yang "konsisten dengan kondisi kesempatan kerja penuh," ujar Gubernur The Fed Kevin Warsh pada hari Jumat dalam konferensi tahunan bank sentral AS di Wyoming. Pasar tenaga kerja yang stabil telah mendorong belanja konsumen dan memungkinkan perekonomian secara keseluruhan untuk terus melaju.





























