Logo Bloomberg Technoz

Puan Curhat Marak Konten Digital Benturkan Masyarakat dan DPR

Dovana Hasiana
14 August 2026 18:35

Puan Maharani pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, (14/08/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)
Puan Maharani pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, (14/08/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengungkap semakin tingginya efek negatif dari penggunaan ruang digital yang tak bertanggung jawab. Menurut dia, ada kecenderungan penggunaan ruang digital publik untuk melancarkan politik kebencian, polarisasi, dan kepentingan memecah belah.

Menurut dia, DPR dan pemerintah menilai ruang digital sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, dan memberikan kritik. Namun, beberapa orang kemudian menggunakannya juga untuk menyalurkan disinformasi, hoaks, serta konten yang dimanipulasi atau dilepaskan dari konteksnya.

"Yang dapat memperuncing polarisasi dan mengaburkan batas antara kritik yang membangun dengan provokasi yang memecah belah," kata Puan, Jumat (14/08/2026).


Dia mengatakan, DPR menjadi salah satu korban konten hoaks. Beberapa video menarasikan kutipan pimpinan atau anggota DPR yang tak benar kemudian dikaitkan dengan pembahasan suatu RUU. Pada konten lainnya, masyarakat disajikan disinformasi berisi video-video lama yang dikaitkan dengan isi terkini.

"Kondisi tersebut perlu disikapi dengan bijaksana dan proporsional. Kritik, aspirasi, dan pengawasan masyarakat merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dihormati," kata Puan.