Logo Bloomberg Technoz

Hyundai Investasi EV di RI, Korsel Tagih Insentif Baterai Nikel

Dovana Hasiana
27 August 2026 10:50

Hyundai (Sumber: Bloomberg)
Hyundai (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pemerintah Korea Selatan mendorong Pemerintah Indonesia untuk memberikan insentif dan kemudahan regulasi bagi perusahaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang menggunakan baterai berbasis nikel.

Konselor di Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia Uhm Taeho mengatakan permohonan insentif dan kemudahan regulasi menjadi salah satu topik yang tengah dibahas bersama Pemerintah Indonesia.

“Untuk mendukung bisnis Korea yang beroperasi di sini, dan jika kita melihat manfaat bersama dari investasi kendaraan listrik Hyundai di Indonesia, kami berharap pemerintah Indonesia dapat memberikan insentif,” ujar Uhm dalam agenda Workshop Indonesia Next Generation Journalist Network on Korea, Rabu (26/8/2026). 


Uhm menggarisbawahi perusahaan kendaraan listrik asal Korea Selatan memang menggunakan baterai berbasis nickel manganese cobalt (NMC) alih-alih lithium ferro phosphate (LFP).

Di Negeri Ginseng, lanjutnya, baterai berbasis nikel mudah didaur ulang dan lebih ramah lingkungan. Meski demikian, harganya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan LFP. 

Nikel (kiri), kobalt (tengah), dan mangan dipamerkan di pameran InterBattery di Seoul, Korea Selatan./Bloomberg-SeongJoon Cho