Harga Bitcoin Sempat Sentuh US$80 Ribu, Penanda Apa?
Redaksi
26 August 2026 14:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lompatan harga Bitcoin yang terjadi dalam 24 jam terakhir hingga menembus US$80.000 tak berlangsung lama. Dengan pergerakan terkininya pada kisaran US$78.000-an, apakah sinyal bullish efek kabar bond buyback dari Menkeu AS Scott Bessent, masih berlangsung panjang?
Data perdagangan hingga pukul 13.46 waktu Indonesia, Rabu (26/8/2026) Bitcoin mencatatkan pelemahan 2,1% dibandingkan kemarin dan bertahan pada level US$78.929, dengan kapitalisasi pasarnya mencapai US$1,58 triliun.
Bitcoin tercatat mengalami lompatan 23% dalam sepekan hingga hari Minggu, situasi yang menunjukkan kenaikan mingguan terbesar dalam sekitar tiga tahun. Tak berhenti disitu, Bitcoin juga telah mendekati rata-rata pergerakan 50 minggu (week moving average/WMA) di kisaran US$81.000, seperti dilaporkan Bloomberg News.
Bitcoin secara relatif mengalami perdagangan yang sepi, jauh di bawah indikator US$81.000 sejak November. Artinya, saat sinyal rebound spesial ini terjadi menyulut pandangan di pasar bahwa reli ini masih memiliki momentum.
“Penutupan di atas level WMA ini akan semakin mendukung kelanjutan reli bullish,” kata Rajiv Sawhney, kepala manajemen portofolio internasional di Wave Digital Assets.

































