Logo Bloomberg Technoz

DPR Soroti Data Anggaran BGN Tak Sinkron, Purbaya Respons Hal Ini

Pramesti Regita Cindy
20 August 2026 16:18

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di gedungIndonesia Stock Exchange. Dimas Ardian/Bloomberg
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di gedungIndonesia Stock Exchange. Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta -  Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Harris Turino menyoroti adanya perbedaan data anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis pada 2027 antara narasi yang dibacakan Presiden Prabowo Subianto dengan yang tercantum dalam Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027.

Dalam narasi pidato presiden disebutkan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadi pengelola Program MBG dipatok Rp240 triliun. Namun dalam lampiran Buku Nota Keuangan RAPBN 2027 nilai anggaran tertera mencapai Rp480 triliun. 

Harris menilai data sepenting itu seharusnya tak mengalami kekeliruan, Dia juga mengaku akan melakukan pendalaman dengan pihak Kementerian Keuangan untuk memastikan terkait perbedaan penulisan anggaran ini. 


"Komisi XI DPR RI tentu akan melakukan pendalaman mengenai hal ini di dalam rapat kerja kami dengan Kementerian Keuangan dengan otoritas moneter Bank Indonesia dan juga Bappenas agar tentu APBN 2027 adalah APBN yang benar dan APBN yang dirasakan manfaatnya untuk seluruh rakyat Indonesia," ujar Harris dalam unggahan video, dikutip Kamis (20/8/2026). 

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp240 triliun sebagaimana telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pemaparan Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026).