Logo Bloomberg Technoz

Top 10 RAPBN 2027: Anggaran Polri Turun dan Kemhan Naik

Dovana Hasiana
19 August 2026 17:45

Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama PJU Mabes Polri dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Dok. Humas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama PJU Mabes Polri dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Dok. Humas Polri)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menetapkan anggaran belanja kementerian lembaga (K/L) pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2027. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) tetap menduduki posisi 10 besar sebagai kementerian atau lembaga dengan porsi anggaran paling besar, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Namun, pada tahun depan, anggaran Polri justru mengalami penurunan. Sedangkan kementerian yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin kembali mengalami kenaikan anggaran. 

Hal ini sebagaimana termaktub dalam Buku II Nota Keuangan Beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2027. Dalam dokumen tersebut, anggaran Polri ditetapkan Rp139,2 triiun dalam RAPBN 2027. Angka itu turun 4,7% secara tahunan bila dibandingkan dengan Rp146,1 triliun pada APBN 2026. 


Secara spesifik, pemerintah juga menetapkan anggaran berdasarkan fungsinya, salah satunya adalah fungsi ketertiban dan keamanan pada RAPBN 2027. Anggaran fungsi ini akan dilaksanakan salah satunya oleh Polri. Pada RAPBN 2027, pemerintah menetapkan anggaran Rp259,3 triliun untuk fungsi ketertiban dan keamanan, naik tipis 0,04% secara tahunan dibandingkan dengan proyeksi realisasi anggaran sebesar Rp259,2 triliun pada 2026. Adapun beberapa target prioritas fungsi ketertiban dan keamanan adalah pemenuhan alat material khusus; penanganan penyelundupan manusia (people smuggling); dan sebagainya. 

Di sisi lain, anggaran kementerian yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin itu justru mengalami kenaikan. Dalam RAPBN 2027, anggaran Kementerian Pertahanan dipatok Rp189 triliun. Angka ini mengalami kenaikan tipis 1% secara tahunan dibandingkan dengan anggaran Rp187,1 triliun pada APBN 2026.