Logo Bloomberg Technoz

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meminta masyarakat untuk tidak panik. Dia menjelaskan bahwa gempa susulan memang masih dapat terjadi setelah gempa utama. Namun, berdasarkan hasil pemantauan BMKG, gempa susulan yang terjadi cenderung memiliki kekuatan lebih kecil dibandingkan gempa utama.

“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Selama 2-3 minggu ke depan menurut BMKG gempa susulan itu mungkin masih terjadi. Namun gempa-gempa itu tidak sebesar gempa utama. Bahkan jika ada isu akan terjadi tsunami menurut BMKG itu tidak mungkin. Ini menurut riset ilmu pengetahuan,” ujar dia. 

Dia pun meminta warga yang rumahnya dinyatakan aman untuk tidak merasa khawatir secara berlebihan. Namun, dia meminta warga tidak memasuki bangunan yang telah mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan setiap getaran kecil sebagai alasan untuk panik. Sebaliknya, kata dia, setiap getaran harus disikapi dengan melindungi diri, menjauh dari bangunan yang berisiko, serta mengikuti prosedur keselamatan yang telah disosialisasikan.

Korban Meninggal Gempa NTT Sebanyak 71 Jiwa

BNPB menyampaikan jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi sebanyak 71 jiwa per Rabu (19/08/2026) pukul 16.00 WIB. Penambahan satu korban meninggal berada di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Sementara, terkait penyaluran logistik, total bantuan yang telah terkirim sebanyak 398 ton pada periode 15-18 Agustus 2026. Jalur darat masih menjadi opsi utama penyaluran bantuan dari titik logistik menuju lokasi pengungsian. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi geografis dan akses jalan menuju titik pengungsian.

Sementara itu, pemerintah juga mengoptimalkan transportasi laut untuk menjangkau wilayah lebih luas. Pada Selasa (18/08/2026), KRI Bung Hatta diberangkatkan dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pelabuhan Reok, Kabupaten Manggarai, dengan membawa paket bantuan BNPB berupa sembako, tenda keluarga dan tenda pengungsi, serta bantuan dari berbagai unsur masyarakat.

Berdasarkan pemutakhiran data per Rabu (19/08/2026) pukul 16.00 WIB, total pengungsi sebanyak 59.647 dengan jumlah pengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai sebanyak 20.333 jiwa.

(dov/frg)

No more pages