Logo Bloomberg Technoz

Di Indonesia, Shell baru saja sepakat mengalihkan 100% bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)-nya yang mencakup sekitar 200 jaringan SPBU Shell di Indonesia kepada Sefas Group. 

Suasana sepi SPBU saat stok BBM kosong di SPBU Shell Bintaro Utown, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (18/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Dalam pengumuman resminya, Sefas Group menyatakan proses akuisisi tersebut tengah menunggu proses persetujuan regulator dan persyaratan umum lainnya.

“Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, Sefas bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” ujar CEO Sefas Group Ricky Roesli melalui siaran pers, Rabu (19/8/2026).

Dia menyatakan perseroan bakal melanjutkan proses untuk mengakuisisi kepemilikan penuh atas bisnis SPBU tersebut, dengan penyelesaian transaksi diperkirakan berlangsung tahun ini.

Ricky memastikan merek Shell di Indonesia tetap digunakan dalam bisnis SPBU yang dijalankan Sefas Group, sebab perseroan turut mendapatkan lisensi merek.

Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, Shell dikabarkan bakal menjual bisnis hilirnya kepada raksasa migas sekaligus badan usaha milik negara Uni Emirat Arab (UEA), Abu Dhabi National Oil Co (Adnoc).

Bisnis sektor hilir yang dilepas di Afrika Selatan mencakup sekitar 580 SPBU, bisnis pelumas, hingga bisnis bahan bakar pesawat.

Rusia

Di Rusia, Shell sebelumnya telah menjual bisnis Shell Neft LLC kepada PJSC Lukoil pada 2022.

Transaksi tersebut mencakup 411 SPBU yang sebain besar berlokasi di wilayah Tengah dan Barat Laut Rusia, serta pabrik pencampuran pelumas Torzhok.

Meksiko

Sementara itu, di Meksiko, Shell melalui anak perusahaannya Shell Mobility bakal melepas bisnis SPBU di Meksiko kepada perusahaan induk dari 7-Eleven dan Petro Seven, Iconn.

Terdapat sekitar 200 jaringan SPBU yang dimiliki Shell Mobility di Mexico, yang turut dilengkapi bisnis ritel modern.

Singapura

Shell Plc melalui anak perusahaannya, Shell Singapore Pte Ltd, telah menyelesaikan divestasi aset kilang minyak dan aset petrokimia di Singapura pada 2025 ke usaha patungan Chandra Asri Capital Pte. Ltd. dan Glencore Asian Holdings Pte. Ltd.

Transaksi dilakukan melalui penjualan saham di Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd., yang didirikan di Singapura dan merupakan anak perusahaan Shell Singapore.

(azr/wdh)

No more pages