Logo Bloomberg Technoz

BBM NONSUBSIDI

Pertamina Klaim Harga BBM RI Relatif Termurah di Asia

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 October 2026 19:10

SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian
SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mengklaim harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi maupun avtur Indonesia relatif menjadi yang termurah, dibandingkan sejumlah negara tetangga dan kawasan Asia.

Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis PPN Joko Pranoto menyatakan harga BBM nonsubsidi cukup stabil pada 2025 hingga awal 2026, tetapi meroket cukup tinggi sejak Maret 2026 atau sejak konflik di Timur Tengah pecah. 

Secara terperinci, pada bulan ini Pertamina menahan seluruh harga BBM seperti harga September 2026. Dia menjelaskan harga BBM tersebut relatif kompetitif dengan negara Asia Tenggara, Australia, maupun negara Asia seperti India dan Pakistan. 


"Walaupun kita masih berusaha untuk menekan, tidak benar-benar menyesuaikan dengan harga market di dunia dan ini terlihat kalau komparasinya memang overall relatif kita masih lebih murah daripada negara sekitar," ungkap Joko dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (5/10/2026).

Karyawan SPBU Pertamina./Bloomberg- Dimas Ardian

Dalam bahan paparannya, dijelaskan bahwa BBM RON 92 di Indonesia tercatat Rp15.950 per liter. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan Singapura yang mencapai Rp48.514 per liter, Thailand Rp21.213 per liter, Filipina Rp25.014 per liter, Laos Rp29.024 per liter, hingga Myanmar Rp37.959 per liter.