Logo Bloomberg Technoz

KRISIS ENERGI

Bos Vitol Ungkap Stok Minyak di Barat Telah Habis

News
06 October 2026 20:00

Kilang minyak. (Bloomberg)
Kilang minyak. (Bloomberg)

Charles Gorrivan, Grant Smith, dan Archie Hunter - Bloomberg News

Bloomberg, Stok minyak di negara-negara Barat telah habis akibat perang Iran, demikian kata pimpinan perusahaan pedagang minyak independen terbesar di dunia, seraya memperingatkan bahwa pasar bahan bakar kemungkinan akan tetap ketat menjelang musim dingin.

"Tidak ada lagi stok yang bisa dikuras di Barat," ujar Russell Hardy, CEO Vitol Group, dalam acara Energy Intelligence Forum di London pada Selasa (6/10/2026). "Kami telah menguras seluruh stok yang tersedia."


G7 dan mitranya pada Jumat mengumumkan akan melepas 100 juta barel cadangan minyak darurat, setelah pemerintahan Trump mendesak Eropa agar berbuat lebih banyak guna meredam lonjakan harga solar.

Hardy mengatakan bahwa perincian pasti mengenai pelepasan cadangan tersebut "tidak sepenuhnya transparan."