Logo Bloomberg Technoz

TRANSISI ENERGI

Hashim: RI Lakukan Transisi Bertahap, Tak Akan Tutup PLTU Dadakan

Sabrina Mulia Rhamadanty
06 October 2026 14:40

FID Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Dok. SKK Migas)
FID Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Dok. SKK Migas)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menegaskan Indonesia tidak akan menutup pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara secara mendadak.

Pemerintah akan memilih menjalankan transisi energi menuju energi bersih secara bertahap demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Artinya kita ingin bertransisi secara bertahap dari ketergantungan pada bahan bakar fosil,” ungkap Hashim dalam paparannya di agenda International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta, Selasa (6/10/2026).


Hashim juga menjelaskan komitmen kemandirian energi nasional diwujudkan melalui pelepasan ketergantungan dari bahan bakar fosil secara matang dan terukur. 

PLTU Sarulla di Sumatra Utara (Bloomberg Technoz/Azura)

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan pasokan listrik tetap andal bagi seluruh masyarakat, mulai dari penerangan rumah, kebutuhan belajar anak-anak, hingga operasional fasilitas kesehatan di daerah terpencil.