Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Stabil Saat Serangan Iran di Hormuz Marak Lagi

News
07 October 2026 06:40

Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)

Kanoko Matsuyama - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak bergerak stabil ketika investor menimbang peningkatan lalu lintas kapal di Selat Hormuz di tengah maraknya kembali serangan Iran terhadap kapal-kapal tanker.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di bawah US$90 per barel setelah bergerak fluktuatif pada Selasa (6/10), sementara Brent ditutup di sekitar US$101 per barel. Meskipun pengiriman melalui Hormuz meningkat dalam beberapa pekan terakhir, UK Maritime Trade Operations melaporkan sedikitnya sembilan serangan di jalur perairan tersebut sepanjang bulan ini. Jumlah itu sudah mencapai separuh dari total serangan yang tercatat di Hormuz dan Teluk Persia secara gabungan pada bulan lalu.


Harga minyak mentah melonjak tajam tahun ini setelah perang AS-Iran mengganggu arus energi dari Timur Tengah dan memicu inflasi. Sejumlah eksekutif perusahaan minyak terkemuka, termasuk Wael Sawan dari Shell Plc, memperingatkan pekan ini bahwa dunia semakin kehabisan langkah sementara untuk mengelola dampak konflik. Persediaan minyak global terus terkuras, sementara harga produk energi, termasuk solar, masih berada di level tinggi.

Donald Trump mengatakan dirinya tengah mempertimbangkan penangguhan pajak federal atas bahan bakar, ketika pemerintahannya mencari cara untuk menekan biaya menjelang pemilihan paruh waktu pada November. Awal pekan ini, pemimpin AS tersebut melonggarkan aturan penggunaan solar, sehingga pengemudi truk dapat menggunakan bahan bakar yang biasanya diperuntukkan bagi traktor.