Logo Bloomberg Technoz

Penghentian Tambang Las Bambas Peru Perparah Krisis Tembaga Dunia

News
20 August 2026 08:20

Tambang tembaga Chalcobamba milik MMG Ltd. di Las Bambas, Provinsi Cotabambas, Departemen Apurimac, Peru. (Fotografer: Alessandro Cinque/Bloomberg)
Tambang tembaga Chalcobamba milik MMG Ltd. di Las Bambas, Provinsi Cotabambas, Departemen Apurimac, Peru. (Fotografer: Alessandro Cinque/Bloomberg)

James Attwood - Bloomberg News

Bloomberg, Pasokan tembaga global kembali diuji oleh gangguan operasional tambang di Amerika Selatan, usai MMG Ltd. menghentikan kegiatan di lokasi tambang raksasanya di Peru menyusul insiden fatal, sementara Lundin Mining Corp. terkendala oleh gangguan akibat badai di Cili.

Tambang Las Bambas di Peru selatan akan berhenti beroperasi setelah dua pekerja tewas dan tiga lainnya terluka pada Selasa saat sedang mengganti pompa air, demikian pernyataan MMG pada Rabu (19/8/2026).


Perusahaan milik China tersebut menyatakan akan segera memulai penyelidikan dan menghentikan operasi setidaknya hingga Jumat, saat dimulainya rencana pemulihan operasional secara bertahap.

Sementara itu, Lundin yang berbasis di Kanada menurunkan target produksi tembaga tahunannya sebesar 10.000 metrik ton setelah badai musim dingin kedua menunda pemulihan operasi penuh di tambang Caserones miliknya di Cili.