Logo Bloomberg Technoz

Yaman Rebut Mocha dari Houthi, Dekati Selat Bab el-Mandeb

News
06 October 2026 07:30

Houthi kibarkan bendera Hizbullah saat protes atas serangan Israel ke Lebanon pada 27 September di Sana'a, Yaman. (Mohammed Hamoud/Getty Images)
Houthi kibarkan bendera Hizbullah saat protes atas serangan Israel ke Lebanon pada 27 September di Sana'a, Yaman. (Mohammed Hamoud/Getty Images)

Sherif Tarek - Bloomberg News

Bloomberg, Pasukan bersenjata Yaman merebut kendali atas kota Mocha di Laut Merah pada Senin (5/10) setelah terlibat pertempuran dengan kelompok Houthi yang didukung Iran, menurut kantor berita pemerintah Saba. Perebutan ini membuat pemerintah Yaman yang diakui secara internasional semakin dekat untuk mengambil alih Selat Bab el-Mandeb yang strategis.

Pasukan Yaman, yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi, merebut kembali kota pelabuhan tersebut dari kelompok Houthi sehari setelah mengumumkan kampanye militer skala penuh untuk merebut kembali seluruh wilayah yang dikuasai milisi tersebut. Pasukan Yaman juga mengambil alih sejumlah wilayah lain di dekat Bab el-Mandeb, termasuk Dhubab, menurut laporan Associated Press.


Houthi telah menguasai Mocha sejak awal September ketika mereka memulai kampanye militer melawan Arab Saudi, yang mengakhiri gencatan senjata 2022. Kota tersebut terletak sekitar 180 kilometer (112 mil) di selatan Hodeida, yang juga menjadi salah satu basis kuat kelompok militan tersebut.

Perebutan Mocha membantu Houthi memperketat kendali atas Bab el-Mandeb, jalur sempit strategis yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden. Arab Saudi sebelumnya menggunakan jalur tersebut untuk mengekspor minyak sekaligus menghindari Selat Hormuz, yang kini menjadi medan perang dalam perang AS-Iran.